Home » Internet » Beberapa Kasus Buli Yang Terjadi Karena Saling Ejek Di Dunia Maya

Mudahnya mengakses dunia maya saat ini merupakan hal yang tidak asing lagi banyak semua orang di dunia. Perkembangan teknologi informasi membuat banyak orang begitu mudahnya mendapatkan informasi di berbagai media. Media digital sudah pasti menyediakan banyak jenis berita yang terjadi saat ini maupun yang terjadi di waktu yang lalu. Bahkan media cetak sekalipun, kini sudah memiliki situs resmi di dunia maya.

Berbagai berita di baca oleh banyak orang yang mengakses dunia maya.  Reaksi yang diberikan oleh masing-masing pembaca pun berbeda-beda. Ada banyak respond dan reaksi yang tidak bisa diprediksi dengan tepat karena pada dasarnya karakter setiap orang berbeda-beda. Ada yang memuji, mencaci bahkan hingga membawa isu SARA pun bisa dilihat dari kolom kementar pada sebuah berita.

Tak jarang komentar tersebut pun menjadi ajang untuk membuktikan siapa pendebat paling hebat dan paling dominan. Mereka yang minoritas pun sering kali dibuli dan diejek karena jumlahnya kalah banyak. Mereka yang faktanya kurang meyakinkan pun di olok karena tidak bisa menyediakan fakta yang paling baru dan paling detail.

Awalnya dari saling ejek mengejek dan mengolok-olok, namun lama kelamaan, arahnya pun berubah. Akun jejaring sosial pun diakses untuk mendapatkan informasi mengenai diri seseorang, seperti apa kehidupan pribadinya, latar belakang dan pekerjaan yang dimilikinya. Tak heran ada banyak kasus buli yang terjadi di dunia maya karena hal ini. Akibatnya pun tidak main-main, para korban kasus buli ini bahkan ada yang sampai depresi hingga bunuh diri.

Pada pertengahan tahun ini, dua orang wanita bahkan dihukum dengan hukuman cambuk karena melontarkan ejekan melalui sebuah aplikasi ponsel. Keduanya dihukum karena menolak keputusan hakim untuk saling berdamai. Akhirnya hakim memberikan hukuman berupa kurungan selama 10 hari dan hukuman cambuk kepada kedua wanita tersebut masing-masing 20 kali. Diketahui keduanya terlibat saling ejek mengejek dan melontarkan kata-kata penghinaan padahal mereka berdua adalah saudara sepupu.

Kasus buli yang berawal dari saling ejek hingga korban meninggal dunia terjadi di Florida. Seorang gadis berusia 16 tahun diejek oleh teman-temannya di sebuah jejaring sosial. Teman-teman di situs tersebut mengemukakan pendapat tentang penampilan dari Jessica. Jessice merupakan kasus korban buli di dunia maya yang ditemukan meninggal dunia. Ia dihina habis-habisan sehingga tidak merasa percaya diri dan memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Korban buli memilih untuk mengakhiri hidupnya karena tidak tahan dengan banyaknya pesan di jejaring sosialnya atau ejekan yang ditujukan pada dirinya. Akhirnya mereka mengambil keputusan itu karena merasa tidak sanggup menahan beban atas penghinaan dan kata-kata kasar yang ditujukan pada dirinya melalui dunia maya atau dari lingkungan yang mengetahui dirinya berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*