Tawaf Kehidupan
26 July 2008
under: Mutiara Hikmah
Sebenarnya gak ada niatan untuk posting hari ini, tapi tiba-tiba teringat dengan buku yang dibaca kemaren. Judul bukunya ” Saat Tuhan Menyapa Hatimu” yang ditulis oleh Yusuf Burhanudin, seorang sarjana tafsir Al - Qur’an Universitas Al-Azhar (Kairo, Mesir) dan berisikan berbagai macam cerita dan kisah. Menurut saya kisah dan cerita dalam buku ini sangat bagus, mungkin berguna/ bermanfaat bagi kita terutama untuk menjawab berbagai tantangan kekinian. Inilah salah satu kisahnya.
Tawaf Kehidupan
Suatu hari seorang suami asyik duduk bercengkrama bersama istri tercintanya sambil memakan daging ayam panggang. Tiba - tiba, pintu rumahnya diketuk seorang pengemis. Merasa terganggu, sang suami lalu menghardik dan mengusirnya. Hari - hari terus berlalu hingga pada akhirnya si suami jatuh miskin dan terpaksa menceraikan istrinya karena tidak mampu lagi memberinya nafkah.
Si istri kemudian dinikahi lelaki lain. Saat keduanya asyik berbincang - bincang sambil melahap daging ayam panggang. Tiba - tiba ada seorang pengemis yang mengetuk pintu rumahnya. Si suamipun kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan daging ayam panggang itu kepadanya.
Tatkala istrinya keluar untuk menemui si pengemi, ia kaget bukan kepalang. Ternyata si pengemis itu tiada lain suaminya yang pertama. Setelah memberikan daging ayam panggang itu, sang istrilalu bergegas masuk sambil menangis tersedu -sedu. Suaminya lantas bertanya apa yang menyebabkan istrinya menangis. Si istri menjelaskan kalau si pengemis itu ternyata mantan suaminya yang pertama.
Kemudian si istri pun menceritakan perihal suaminya yang dulu pernah menghardik dan mengusir seorang pengemis. Suaminya itu lalu berujar,”Kenapa engkau kaget, demi Allah, sesungguhnya si pengemis pertama itu tiada lain aku sendiri!”
Banyak pesan yang bisa diambil dari cerita ini. Roda kehidupan senantiasa berputar. Orang miskin tiba - tiba kaya, konglomerat mendadak melarat, dan tukang becak siapa sangka akhirnya menjadi seorang gubernur. Dalam perputaran itu masing - masing orang akan menemui akibatnya sendiri sendiri sesuai dengan usahanya sendiri.
Perputaran tawaf dalam manasik haji memesankan, tak penting arah, posisi, dan kedudukan seseorang selama dirinya tetap istiqamah dalam mengitari poros agama yang telah digariskanTuhan. Perbedaan agama, status social, ras, dan suku semestinya tidak menghalangi kita untuk tetap mengulurkan silahturahmi kemanusiaan.
Tawaf haji adalah miniatur betapa kita harus selalu bertawaf saat mengarungi proses kehidupan ini. Kaya dan miskin adalah sama - sama mulia tatkala setiap kita tetap memegang teguh ajaran agama dan bukan malah saling memaki dan menghina.










#1 eNPe on 26 July 2008 9:39 am
Subhanallah…cerita singkat tapi maknanya “dalam” banget.
Thx ya pak, postingan ini jadi pencerahan utk anakmu ini yang lagi mumet.
==============
Hmm .. yah begitulah … kehidupan ini kayak roda aja kadang kita diatas
kadang kita dibawah … mudah2an bermanfaat yach …
#2 iksan on 26 July 2008 11:07 am
postingannya sangat dalam…gak kayak postinganku….
gak bermakna sama sekali ke ke ke
==========
Gak kok, postingan Iksan juga bagus kok …
terus aja nulis … maju terus dan sukses …
#3 mike on 26 July 2008 11:22 am
wah..berarti si isterinya ga tau kalo suami yg kedua dulu melarat yah..he..he..
yah..kehidupan mmg ga bs ditebak,kadang di atas,kadang di bawah..
semua rahasia Yang Di Atas..
=============
Begitulah Mike …mudah2an bermanfaat buat kita …
#4 gadis rantau on 26 July 2008 2:28 pm
kayaknya abang dah pernah posting tentang ini yack? atau…
mungkin posting tentang bukunya ya? jadi ingat ingat lupa
dah gw,hi..hi…maklum,sekarang punya dua redaktur.*hueeehee..*
=================
Belum pernah diposting kok dek …
Mudah2an bermanfaat buat kita semua yach …
#5 Taktiku*** on 26 July 2008 11:24 pm
Tulisan yang bagus pak… teruskan ya…!!! tetapsemangat!!!
===========
Thanks bro … mudah2an bermanfaat ..salam sukses juga yach …
#6 adel on 26 July 2008 11:58 pm
iyah,kyakny del juga pnh denger,tp,lum baca bukunya,dimana yah?
ato udah difilm-in yak? ya,bgtulah hidup,berputar terus tanpa boleh
memandang remeh orang lain dan nilai2 kmanusian..iya ga c yah..hehe
==============
Bener sekali dek, hidup itu sederhana aja yach …
Dan jgn pernah kita memandang rendah orang lain …
#7 mama Shasa Shahira on 27 July 2008 6:37 pm
Bener banget roda kehidupan itu berputar, karena kalo kebetulan kehidupan
kita lagi berada di atas selalu ingat bahwa keadaan dapat cepat berubah..
====================
Ya begitulah Mama Shasa … mudah2an kita selalu ingat …
#8 firdaus on 27 July 2008 7:46 pm
hiks.. abang salah posting nih…
Orang lagi mimpi2 pengen kesono… eh.. ceritanya malah nyerempet2.
Nambah pengen deh…
Amin..amin
===============
He he he … gpp biar Firdaus tambah semangat …
Sukses selalu yachhh … semanagat terus
#9 kepedihan on 27 July 2008 10:20 pm
kata-kata syarat makna…
==========
Ya syarat makna …Tks die
#10 Bani on 28 July 2008 9:20 am
Bagus baNget ceritanya Mas,,,
semoga saya bisa mengambil hikmah dari cerita ini…
saya Lama engga baCa-baCa disini…
padahaL banyak yg bagus disini…
=============
hai Ban, kemana aja …
Oke deh semoga bermanfaat yach ….
#11 Pipiew on 28 July 2008 2:58 pm
Fi pernah baca ni keknya…
===========
Gak deh, mungkin yg dibaca
buku kumpulan status kali ha ha
#12 Masenchipz on 29 July 2008 11:37 am
cie2… emang si abang dah bukan lagi abang…
dah jadi bapak…. dah dewasa… he…he…
=========
Hue he he .. enak aja masih abang tau ….
*bisanya lu kabur cas* h3
#13 caroline on 30 July 2008 5:36 pm
bermakna banget. roda kehidupan terus berputar,
mangkanya klo lagi kaya jangan sombong dan klo
lagi di bawah jangan putus asa kerna someday pasti
bisa menikmati kesuksesan juga asal tetep berusaha
dan ga lupa berdoa, ya kan bang?
=================
Iya mbak caroline, mudah2 an kiya selalu ingat
tentang itu ….Tks mbak …
#14 Ani on 30 July 2008 6:45 pm
Nice posting bang !
====
Thanks Ani …
#15 Blogger Addicter on 31 July 2008 3:09 am
makin salut aja nie punya abang kayak bang andi…
semoga makin banyak lagi pencerahan dari cerita-
cerita yang menyentuh seperti diatas..salam bang..:)
===========
Thanks, mudah2an bermanfaat terutama buat saya
dan kita semua … salam yach
#16 jingga on 31 July 2008 9:32 am
ceritanya dalem but very meaningfull ^^
=======
Thaks yach, moga aja bermanfaat ..
#17 zesa on 31 July 2008 12:21 pm
emang kita sering kali terlambat untuk bisa memaknai sesuatu….:D
=============
Memang kita suka telmi kalo yg begini nih he he
#18 gus on 5 August 2008 1:20 am
artikelnya bikin hati saya ayem Kang…..
suwun telah memberi pencerahan…
==========
Oke mas, mudah2n bermanfaat ..
#19 enhal on 8 September 2008 11:38 pm
Memang manusia yang lemah..sepatutnya dia selalu mengingat sang Khalik karena dia hanya mahkluk yang lemah…
====================
bener kang … kita ini makhluk yang lemah …
#20 imobi on 1 January 2009 5:26 am
hey…
exellent…