Home » Manajemen » Simulasi Tanggap Darurat Bencana

Keadaan darurat dapat terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi sebelumnya. Keadaan darurat umumnya bisa terjadi karena sebab alami seperti kebakaran, banjir, gempa bumi, angin puting beliung, dan sebagainya.

Kesiapan tanggap darurat bencana ini diatur dalam UU RI No. 24 Tahun 2007, yang menyatakan  bahwa Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

Disamping itu ISO 45001 juga mengatur tentang tanggap darurat, ISO 45001 memastikan organisasi siap untuk menangani semua keadaan darurat melalui perencanaan respons yang memadai.

Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari Rabu, tanggal 12 Desember 2018 PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melakukan simulasi tanggap darurat untuk memasikan:

  • Agar seluruh karyawan siap menghadapi dan melayani pada situasi kondisi kedaruratan bencana;
  • Latihan  koordinasi antar semua bagian, unit dan satuan tugas.
  • Mengukur kesiapan sumber daya organisasi khususnya penyediaan fasilitas pelayanan saat situasi darurat bencana.

Simulasi yang dikoordinir oleh Divisi General Affair melibatkan Karyawan yang ada di Kantor Pusat, 1 unit Mobil Pemadam Kebakaran, 1 Unit Ambulance, dan beberapa fasilitas paelayanan kesehatan lainnya.

Ada beberapa catatan kecil dalam simulasi ini, antara lain area assembly point (titik kumpul) para Karyawan yang mengikuti simulasi ini lokasinya agak kurang tepat. Perlu dievaluasi untuk kedepannya, karena area depan ATM center itu dapat mengganggu mobilasi mobil pemadam kebakaran, ambulance dan lain-lain apabila terjadi keadaan darurat yang sesungguhnya, karena titik tersebut dipenuhi oleh orang-orang yang berkumpul disitu.

Namun apapun itu, simulasi perlu dilakukan secara berkala, untuk menjaga kesiapan organisasi dalam mengantisipasi keadaan darurat bencana yang bias terjadi setiap saat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*